7 Alternatif Microsoft Office untuk Windows

software alternatif Microsoft Office di Windows

Jika kamu jeli, kini ada banyak software alternatif Microsoft Office yang muncul di pasaran. Masing-masing menawarkan fitur yang kebanyakan mirip, plus keunggulan dari segi harga.

Software alternatif Microsoft Office pun dibuat dengan kompabilitas yang tinggi, agar kamu bisa beralih ke produk mereka dengan mudah. Kamu pun bisa tetap bekerja sama dengan pengguna Microsoft Office lainnnya.

Nah, jika kamu keberatan dengan harga berlangganan yang ditawarkan Microsoft Office, atau sekadar ingin mencari alternatif yang lebih sederhana, berikut adalah beberapa software alternatif Microsoft Office yang bisa kamu coba (gratis).

1. Google Office Suite

Meski lebih dikenal sebagai mesin pencari handal, Google memiliki banyak produk lain yang tidak kalah menarik, seperti Google Office Suite yang dibuat untuk menyaingi Microsoft Office.

Google sendiri meluncurkan pengolah kata pertamanya, Google Docs, pada tahun 2006. Tetapi belum lama sejak Google Docs, Google Spreadsheet, dan Google Slides mendapatkan popularitas seperti sekarang ini.

Google Sheets pengganti Microsoft Excel

Google Office Suite mungkin jadi alternatif Microsoft Office terbaik yang bisa kamu pakai secara gratis sepenuhnya. Dengan layanan berbasis cloud ini, kamu akan mendapatkan alat untuk pengeditan kata, membuat spreadsheet, dan presentasi.

Karena dipakai secara online, kamu tidak perlu menginstal file-file berat di pc atau laptop. Kamu pun bisa menggunakannya di perangkat apapun selama terhubung dengan internet.

Poin lain yang jadi kelebihan Google Office Suite adalah fitur kolaborasi yang memungkinkan kamu untuk mengerjakan satu dokumen bersama-sama secara realtime.

Meski begitu Google Docs, Google Sheet, dan Google Slide mungkin tidak sebaik dan selengkap Word, Excel, dan PowerPoint. Namun kompabilitas keduanya sangatlah baik. Fitur-fitur populer yang ada di MS Office pun dapat ditangani dengan baik oleh Google Office Suite.

2. LibreOffice

LibreOffice adalah alternatif Microsoft Office lain yang bahkan diklaim lebih baik dari kompetitornya tersebut. LibreOffice adalah paket produktivitas open source yang bebas digunakan dan tersedia untuk platform Mac, Windows, dan Linux.

Di Android, LibreOffice tidak memiliki aplikasi resmi, namun kamu dapat menggunakan Collabora Office yang menggunakan basis LibreOffice.

LibreOffice Draw mirip dengan Microsoft PowerPoint

LibreOffice terdiri dari berbagai software berbeda seperti Writer untuk pengolah kata, Calc untuk spreadsheet, Impress untuk presentasi, Base untuk Basis Data, Math untuk pengeditan rumus, dan Vector graphics untuk menggambarvektor. Selain itu kamu pun bisa mengunduh addon untuk menambahkan fitur email mirip Micrsoft Outlook.

Dalam beberapa hal, LibreOffice diklaim mampu melampaui Microsoft Office.

Sebagai contoh, LibreOffice mendukung lebih banyak format daripada Microsoft Office. Meski secara default kekurangan beberapa fitur, ada banyak sekali add-on yang tersedia untuk dapat menggantikannya.

Sayangnya tampilan LibreOffice membuat pengguna Microsoft Office melihat software ini sebagai sesuatu yang benar-benar berbeda. Namun jika kamu sudah terbiasa, kamu akan mendapatkan pengganti yang sepadan untuk semua produk office yang kamu gunakan sebelumnya.

3. OpenOffice

Alternatif Microsoft Office selanjutnya adala OpenOffice yang juga merupakan software open source yang 100% gratis. Menariknya, OpenOffice menjadi basis bagi LibreOffice dan banyak software office open source lainnya.

Apache OpenOffice sendiri akan memberikan kamu perangkat lunak yang berfungsi sebagai pengolah kata, spreadsheet, presentasi, formula, database, dan alat menggambar.

Open Office jadi alternatif Microsoft Office open source

Apache OpenOffice memiliki semua fitur yang dibutuhkan untuk membuat dokumen yang kompatibel dengan Microsoft Office. Bahkan jika pengguna merasa membutuhkan fungsionalitas tambahan, Apache OpenOffice memiliki toko ekstensi khusus untuk berbagai ekstensi dan addon yang dapat kamu manfaatkan.

Sayangnya Apache OpenOffice terlihat ketinggalan zaman jika dibandingkan dengan pesaingnya yang memiliki desain yang lebih modern dan elegan. Selain itu, OpenOffice juga tidak menawarkan penyimpanan awan (cloud storage) yang membuatnya kurang cocok bagi orang-orang yang bekerja dalam kolaborasi.

4. WPS Office

Jika ada satu perangkat lunak yang dapat bersaing ketat dengan Microsoft Office dan layak menjadi alternatif Microsoft Office, itu adalah WPS Office.

WPS Office memiliki banyak hal yang ditawarkan, bahkan lebih banyak daripada pesaingnya. Software yang sebelumnya bernama Kingsoft Office ini adalah alat yang bagus dan gratis untuk digunakan. Alat ini tersedia untuk semua perangkat, baik itu Mac, Windows, Android, atau iOS.

WPS Office jadi alternatif Microsoft Office di Windows

Selain itu WPS Office juga menyediakan versi web di mana kamu bisa membuat file dan berkolaborasi dengan orang lain secara real-time. WPS Office juga menawarkan penyimpanan awan untuk membantu kamu menyimpan dokumen dan menggunakannya di mana saja.

Hal lain yang patut jadi pertimbangan adalah kompabilitasnya dengan file Micosoft Office, Google Docs, dan Google Sheets. Dengan begitu kamu bisa tetap bisa bekerja sama dengan pengguna software office lainnya. Tidak ketinggalan, WPS Office juga bisa dipakai gratis, meski kamu akan melihat iklan saat terhubung dengan internet.

5. FreeOffice

FreeOffice adalah alternatif Microsoft Office hebat lainnya dan telah ada di pasar selama beberapa waktu. FreeOffice tersedia untuk platform Windows dan Linux, dan juga menawarkan versi dasar untuk perangkat Android.

Mirip dengan Google Office Suite, FreeOffice juga hanya berisi tiga aplikasi. Ada TextMaker untuk dokumen, PlanMaker untuk spreadsheet, dan Presentations untuk PowerPoint.

FreeOffice adalah pengganti Microsoft Office yang gratis

FreeOffice memiliki semua fungsionalitas yang dibutuhkan pengguna dan mendukung sejumlah besar format file termasuk Microsoft Office. FreeOffice juga memungkinkan kamu untuk membuat semua perubahan dasar pada dokumen dengan versi Android-nya.

Software ini juga menawarkan beberapa fasilitas luar biasa seperti ketersediaan mode Sentuh. Mode Sentuh membantu membuat antarmuka lebih mudah digunakan untuk perangkat seperti tablet atau smartphone.

FreeOffice sendiri memiliki versi berbayar dan gratis. Software ini menawarkan banyak fitur dalam versi gratis tetapi versi berbayarnya memiliki fitur yang membuatnya jauh lebih mirip dengan Microsoft Office.

Selain itu, FreeOffice tidak memiliki fitur penyimpanan awan yang merupakan salah satu hal penting bagi orang-orang yang bekerja dalam kolaborasi.

6. OnlyOffice

OnlyOffice adalah alternatif Microsoft Office open source yang dirancang khusus agar bisa memberi support yang maksimal untuk file-file Microsoft Office. Kamu bisa menggunakan software ini untuk membuat dokumen teks, spreadsheets, presentasi, dan form.

Software ini kompatibel dengan beragam format dokumen populer. Dengan Document Viewer, aplikasi ini juga bisa jadi opsi PDF Reader gratis yang bisa dipakai untuk membuka file dengan format PDF, DjVu, dan file XPS.

Software mirip Microsoft Office, OnlyOffice

OnlyOffice bisa kamu gunakan di berbagai platform, mulai dari Windows, MacOS, dan berbagai distro Linux. Kamu yang sering bekerja lewat smartphone pun bisa menggunakan software ini di hp berbasis Android dan iOS.

OnlyOffice memiliki tampilan yang sangat mirip dengan Microsoft Office, agar siapa saja bisa beralih tanpa perlu beradaptasi lagi dengan alternatif Office ini. Fitur-fiturnya pun dibuat lengkap dan mirip dan bisa digunakan untuk membuat berbagai macam dokumen populer.

menariknya, OnlyOffice memiliki dukungan third-party plugin yang memungkinkan penggunanya untuk menambahkan fitur baru, misalnya saja Zotero atau Mendeley untuk membuat bibliografi, atau Google Translate dan DeepL untuk thesaurus.

Kamu yang ingin berkolaborasi pun tidak akan kesulitan karena OnlyOffice dilengkapi dengan fitur yang sempurna seperti two co-editing modes (real time and paragraph-locking), menambahkan komentar pada dokumen, melacak perubahan, melihat riwayat file, dan masih banyak lagi. Pada versi gratisnya, kamu bisa berkolaborasi hingga 20 user sekaligus.

7. Calligra

Jika kamu butuh software yang mirip Microsoft Office di Linux, Calligra bisa jadi salah satu jawabannya.

Meski dirancang khusus untuk KDE environment di Linux, software ini kini juga bisa dipakai di Windows dan Mac. Sebelumnya Calligra juga memiliki aplikasi Android resmi, meski kini mereka sudah tidak lagi melakukannya.

Calligra jadi Alternatif Microsoft Office di Linux

Calligra sendiri adalah salah satu alternatif Microsoft Office tertua aan sudah ada sejak tahun 2000-an. Perangkat lunak yang sebelumnya bernama KOffice ini memiliki koleksi aplikasi yang lengkap dan bisa jadi pengganti beberapa software Office, seperti,

  • Calligra Words > Microsoft Word
  • Calligra Sheets > Microsoft Excel
  • Calligra Stage > Microsoft PowerPoint
  • Calligra Plan & Calligra Flow > Microsoft Visio
  • Braindump > Microsoft OneNote
  • Kexi > Microsoft Access

Selain itu Calligra juga memiliki Calligra Author yang bisa membantu kamu membuat Epub, serta Krita dan Karbon yang masing-masing digunakan untuk membuat lukisan digital dan gambar vektor.

Sayangnya Calligra tidak memberikan support penuh pada file Microsoft Office. Meski kamu bisa membuka file doc atau docx, kamu tidak bisa mengedit atau menyimpannya dalam format tersebut. Namun jika kamu hanya bekerja eksklusif dengan Linux dan pengguna Linux lain, Calligra patut jadi pertimbangan.


Itulah dia beberapa alternatif Microsoft Office di Windows yang bisa kamu gunakan secara gratis. Beberapa perangkat lunak di atas memiliki tampilan hingga fitur yang mirip microsoft Office sehingga kamu bisa beradaptasi dengan mudah. Masalah kompabilitas pun jadi dukungan utama sehingga kamu tidak perlu ragu untuk beralih ke software pengganti Microsoft Office tersebut. (ReviewBlogSEO.blogspot.com)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama